Makalah isd bab 4 all

Muhammad nur arfan

1ka37

Bab 4

PEMUDA DAN SOSIALISASI PENGERTIAN PEMUDA

Suatu Negara merupakan tempat tinggal bagi umat manusia dan juga mahkluk hidup lainnya, di dalam Negara terdapat beberapa wilayah yang dihuni oleh manusia dengan umur berbeda dan juga berlainan jenis semua itu terjadi karena adanya sebuah ikatan kemanusiaan dan juga demi terjalinnya sebuah interaksi sosial sesama manusia.

Para manusia yang menghuni wilayah memiliki suatu ketrebiasaan dalam menjalani sebuah kehidupannya, di dalam suatu wilayah yang mendiami tempat tertentu memiliki sebuah atau berbagai macam organisasi dimana di dalam organisasi tersebut terdapat bebrapa manusia yang berbeda umur dan juga berlainan jenis

Pemuda begitu lah sebutan bagi sebuah manusia yang mempunyai kebatsan umur tertentu dan juga dalam memikirkan suatu cara untuk menyelesaikan suatu masalah agar tidak terjadinya konflik, suatu generasi yang dipundaknya terbebani berbagai macam – macam harapan, terutama dari generasi lainnya. Hal ini dapat dimengerti karena pemuda diharapkan sebagai generasi penerus, generasi yang akan melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya, generasi yang mengisi dan melanjutkan estafet pembangunan.

Dengan adanya pemuda maka generasi bangsa akan dilanjutkan oleh mereka dalam hal yang menyangkut kenegaraan, akan tetapi apa bila semua itu tidak di bersamakan hal poses soialisai sama saja tidak berguna sama sekali karena sosialisai merupakan aspek penting dalam kehidupan kita dengan lingkungan.

Sebuah cara untuk menyampaikan unsur-unsur kepedulian terhadap sesama dan juga mencapai ospek –ospek tertentu denagn cara bersama-sama menggunakan bahasa lisan atau melihat dan juga pendengaran semua makna tersebut bisa di bilang dengan sosialisai, manusia harus hidup berkelompok atau bermasyarakat. Mereka tidak dapat hidup dengan baik kalau tidak berada dalam kelompok atau masyarakat. Dengan kata lain untuk hidup secara memadai dia harus berhubungan dengan orang lain. Masing-masing manusia (orang) saling membutuhkan pertolongan sesamanya.

Zaman pun semakin berubah dengan pola pikir dan juga kemajuan dalam bidang tekhnologi di dalam sebuah persosialisai manusia terdapat hal-hal yang terkadang tidak masuk akal dalam sebuah pemikirannya, maka dari itu pembekalan dari dini atas pengetahuan tentang apa yang kita inginkan bila masa depan kita sudah ada di depan mata manusia memang memiliki sebuah takdir sendiri-sendiri akan tetapi tidak menutup kemungkinan apa bila takdir tersebut bisa diubah.

Semua yang menjadi bahan pembicaraan di zaman ini telah membuat trend tersendiri bagi kaum para pemuda pemudi mereka berbondong-bondong mengikuti para vans mereka agar tidak di lecehkan atau di ejek tidak gaul tetapi mereka tidak tahu kalau belum tentu juga orang yang melihat mereka itu senang.

Pemasukan nilai pada seseorang yang akan membentuk pola pikirnya dalam melihat makna realitas pengalaman. Nilai-nilai tersebut bisa jadi dari berbagai aspek baik agama, budaya, norma sosial dll. Pemaknaan atas nilai inilah yang mewarnai pemaknaan dan penyikapan manusia terhadap diri, lingkungan dan kenyataan di sekelilingnya.

Para pemuda sangat lah berperan dalam hal memajukan bangsa Indonesia ini banyak sekali berperan dalm hal untuk memeberi suatu prestasi agar nam Indonesia di mata dunia, Pada masa prgerakan orde bariu yang pada saat itu dikemban oleh pak harto demonstrasi masih marak di berbagai tempat. Pada masa itu mahasiswa dan pemuda menyebutkan dirinya sebagai Gerakan Moral. Sedangkan pada mahasiswa yang lain gerakan mahasiswa menyebutkan dirinya sebagai gerakan Politik.
Mahasiswa menjadi pecah dan terkadang pragmatis. Tidak menjadi rahasia umum lagi mahasiswa dibayar untuk berdemonstrasi. Sebelum terlalu jauh meneropong peranan mahasiswa di luar kampus walaupun klise, sebaiknya kita mesti ingat bahwa tugas utama mahasiswa dan pemuda adalah belajar di sekolah/kampus.
Peranan sosial mahasiswa dan pemuda di masyarakat, kurang lebih sama dengan peran warga yang lainnnya di masyarakat. Mahasiswa mendapat tempat istimewa karena mereka dianggap kaum intelektual yang sedang menempuh pendidikan. Pada saatnya nanti sewaktu mahasiswa lulus kuliah, ia akan mencari kerja dan menempuh kehidupan yang relatif sama dengan warga. Masyarakat merupakan pemegang kunci dalam hubungan sosial dan ekconomi. Tapi ketika kapitalisme mendominasi, keberadaan pasar telah berbalik 180 derajat, masyarakatlah yang menjadi bagian dari pasar. kehidupan sehari-hari pun direduksi menjadi bisnis dan pasar.
Dampak langsung yang bisa dirasakan semenjak kenaikan BBM  tahun 2005 antara lain terjadi inflasi, daya beli masyarakat menurun, kesehatan masyarakat menurun (kekurangan gizi), angka anak putus sekolah (drop out), angka kematian anak, pengangguran dan kemiskinan meningkat.

Generasi  muda merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah dan merupakan beban modal bagi para pemuda. Tetapi di lain pihak pemuda juga menghadapi pesoalan seperti kenakalan remaja, ketidakpatuhan kepada orang tua, frustasi, kecanduan narkotika, masa depan suram.

Pemikiran di hukum atau dimasukan dalam penjara adalah suatu hal yang salah bila melekukan semua itu karena yang terjadi apa bila semua itu di lakukan yang ada hanya sebuah frustasi dan juga tertekan bagi pemuda yang melakukan hal yang di luar kendali kita sebagai orang tua, apakah kita selalu ada terhadap dia di saat ia memerlukan teman cerita.

Tindakan sabar dan juga ketelitian lah yang akan membina pemuda ke jalan benar di arahkan dengan perlahan dan juga memastikan akibat terjadinya apa bila ia melakukan tindakan tersebut dengan semua itu dilakukan tidak akan mungkin bila pemuda akan berubah pola pikirnya, orang tua lah disini yang amat pening dalam suatu pemegang peranan dalam merubaj karakter anaknya yang sudaj terkotori dalam pergaulan bebas.

Setiap masalah yang kita hadapi pasti ada jalan keluarnya begitu pula dengan maslah pemuda apa bila bukan kita sendiri yang memulai kapan kita mau melihat maju bangsa dan Negara ini, semua ini memang tidak tahu syapa yang salah dan juga syapa yang mau disalahkan susah kalau seseprang dilahirkan dalam keadaan di dalam keluarga yang kurang jarmonis maka kondisi kita pun semakin tertekan dan huga hancur.

Faktor –faktor tertentu yang membuat para pemuda menjadi berubah pola pikir apa lagi kebudayaan asing pun sudah masuk dalam di Negara Indonesia, bila di sesuaikan dengan Negara Indonesia yang berada di dalam wilayah timur sangatlah tidak cocok para pemuda pun merasa minder atau malu lagi-lagi apabila tidak mengikuti trend masa kini yang padahal belum juga tentu benar.

Peranan masyarakat juga sangat lah penting dalam menangani kasus seperti ini bagaimana tidak bila menyangkut hubunagn denagn maslah martabat Negara sendiri, sebagai orang yang lebih tua dan juga berpengalaman sudah sepatutnya kita member masukan-masukn dengan perlahan agar mudah dimengerti oleh mereka arhakan mereka ke jalan agama yang selalu mengingat keberadaan tuhan, mengampletasikan sifat nasionalisme untuk memperbaikai keadaan Negara ini.

Orang  yang memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didik, sedangkan dalam pandangan masyarakat adalah orang yang melaksanakan pendidikan di tempat – tempat tertentu, tidak mesti di lembaga pendidikan formal, tetapi bisa juga di mesjid, di surau/musala, di rumah, dan sebagainya biasanya sering disebut juga sebagai pendidik

Perguruan tinggi adalah sesuatu yang wajar, jika seseorang sangat mendamba bisa meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi sesuai dengan apa yang diimpikan. Perguruan tinggi yang memiliki tingkat prestisius tinggi.

Sumber : http://isramrasal.wordpress.com/2009/10/30/pemuda-dan-sosialisasi/

http://wasnudin.blogdetik.com/2010/10/29/pemuda-dan-sosialisasi/

http://www.banjar-jabar.go.id/?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=737

http://nuritaputranti.wordpress.com/2008/02/19/remaja-dan-permasalahannya-part-1/

http://arifdewa.wordpress.com/2010/10/20/mengembangkan-potensi-generasi-muda/

http://nu.or.id/page/id/polling_detil/5/Dengan_alasan_pendisiplinan_anak_didik__di_beberapa_sekolah_tinggi_perguruan/

http://idelearning.com/2011/07/26/perguruan-tinggi-jelajahi-peran-media-baru-dalam-pendidikan/

About arfanart

asik,bawel,ngeselin,agak pelit

Posted on November 11, 2011, in isd bab 4. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: